Guru Harus Lebih Canggih Dari Peserta Didik

Tulisan yang saya sampaikan ini merupakan refleksi saya terhadap kegiatan Forum Guru Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu Sabtu, 16 Maret 2013.

Hari ini saya mengikuti kegiatan yang setiap bulan dilaksanakan sekolah sebagai acara rutin. Di sekolah tempat saya mengajar, Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu, setiap bulan sekali dilaksanakan kegiatan yang disebut Forum Guru (Forgur). Agenda dalam Forgur biasanya beragam, misalnya kegiatan pemaparan materi tertentu dari narasumber, diskusi dengan guru yang serumpun, dan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang kualitas kinerja bagi guru yang professional. Pada Forgur Sabtu ini, 16 Maret 2013 agenda Forgur adalah pemaparan Teaching Online Portfolio yang disampaikan oleh Pak Hari Prasetyo yang merupakan Guru Biologi di SMAI Al Izhar (silakan kunjungi www.hariprasetyo.org atau www.hprasetyo.wordpress.com) dan pemaparan Teaching Philosophy oleh  Ibu Adi Nugroho yang merupakan Direktur Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu. Dua materi yang disampaikan oleh Pak Hari dan Bu Adi menurut penulis sangatlah inspiratif dan memotivasi penulis untuk menjadi lebih baik sebagai seorang guru.

Materi pertama dari Pak Hari membuat saya terpacu untuk selalu menuliskan dan mendata setiap aktivitas harian saya sebagai seorang guru. Ini mungkin yang sering dilupakan oleh seorang guru. Banyak guru yang sudah puluhan tahun mengajar merasa kesulitan ketika harus menjelaskan secara rinci apa saja yang sudah dikerjakannya selama menjadi guru. Portofolio menjadi penting untuk melihat seperti apa progres yang sudah dilakukan oleh kita sebagai pendidik. Selain sebagai bahan evaluasi pribadi, tentunya portofolio ini juga sebagai rujukan bagi kita seorang guru sebagai referensi jika dibutuhkan sebagai bahan peningkatan karir dan perluasan jejaring  Sebagai guru yang belum lama terjun dan aktif di dunia pendidikan saya masih jauh dari harapan guru yang professional maupun guru yang mampu memanfaatkan akses teknologi khususnya internet sebagai sarana untuk meningkatkan professionalitas. Dalam pengantar pemaparannya Pak Hari menyampaikan bahwa mau tidak mau sebagai seorang guru kita terus mengupdate informasi apapun yang berkaitan dengan pelajaran dan berakrab ria dengan beragam teknologi informasi. Salah satu makna yang bisa saya ambil dari materi yang disampaikan oleh Pak Hari adalah Guru harus lebih canggih dari peserta didik. Peserta didik yang dihadapi saat ini adalah mereka yang sejak kecil sudah berakrab ria dan expert dalam memahami teknologi informasi. Mereka yang sangat kaya informasi karena digenggaman tangan mereka ada smartphone yang sekali klik dapat memberikan informasi yang diinginkan termasuk yang berkaitan dengan pembelajaran. Seperti yang disampaikan Pak Hari bahwa dalam online portfolio beberapa yang harus ada antara lain; perkenalan dan tujuan dari blog, informasi mengenai guru, Curriculum Vitae, filosofi mengajar, referensi, contoh materi pembelajaran yang dapat diakses, letter of recommendation, refleksi, dan kontak informasi. (materi dapat dilihat di www.hprasetyo.wordpress.com). Ah betapa beruntungnya saya mendapatkan materi ini secara gratis. Tinggal diaplikasikan saja karena langkah-langkah yang disampaikan Pak Hari sangat sistematis dan jelas.

Pemaparan yang kedua disampaikan oleh Bu Adi Nugroho, materi mengenai Teaching Philosophy. Materi yang juga sangat inspiratif. Pertanyaan awal dari Bu Adi apa filosofi para guru dalam mengajar dan mendidik adalah hal mendasar dan fundamental. Lalu dalam hati saya bertanya, filosofi mengajar saya apa ya? Dan saya mulai merenung-renung. Di mulai dengan memberikan pentingnya pemahaman mengajar dalam keragaman, mengajarkan keberagaman bagi seorang guru. Guru harus mampu memberikan kenyamanan bagi peserta didik dengan ragamnya para peserta didik yag ada mulai dari segi etnisitas, agama, latar belakang keluarga dan hal-hal lainnya. Guru juga dituntut untuk dapat memahami bias sebagai pendidik dan perbedaan-perbedaan yang ada pada peserta didik. Bu Adi kemudian meminta peserta Forgur untuk membuat puisi yang mendeskripsikan siapa kita (guru) dan peranan apa yang melekat pada posisi kita sebagai guru. Puisi yang dimulai dari saya adalah …, saya itu…, saya adalah …, saya ini … dan deskripsi yang ada di dalam diri masing-masing guru. Puisi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai diri masing-masing guru dan peranannya dalam kehidupan bagi sebagai guru maupun pribadi. Puisi ini juga memberikan pemahaman bahwa dalam konteks pendidikan dan pembelajaran apa yang ada di dalam diri guru ada hal yang sama dengan peserta didik dan ada hal-hal yang berbeda. Dengan saling memahami persamaan dan perbedaan maka akan timbul kenyamanan, empati, saling percaya, respek, saling menguatkan dan memotivasi.  Selain itu kami diminta Bu Adi mendeskripsikan penilaian peserta didik terhadap kami sebagai guru. Ini juga dilakukan untuk memberikan penguatan bagi kami tentang bagaimana persepsi sesungguhnya persepsi peserta didik terhadap kami. Tentu sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam tujuan menjadi guru yang hebat dan menginspirasi. Terakhir kami diminta untuk menuliskan guru-guru yang menginspirasi dalam sejarah kehidupan kami. Ini juga untuk memposisikan diri, apakah kami sebagai guru sudah menjadi guru yang menginspirasi bagi para peserta didik. Pemaparan yang disampaikan oleh Bu Adi memberikan pencerahan bagaimana sebagai seorang guru kami harus terus melakukan perbaikan-perbaikan demi berkualitasnya pembelajaran yang dilakukan di kelas maupun di sekolah.

Demikian refleksi singkat dari kegiatan yang saya ikuti pada hari ini. Kegiatan yang menurut saya sangat bermanfaat dan menginspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s