Masih Terjaminkah Keselamatan Kita di Jalan?

Beberapa bulan ini, kondisi cuaca di Indonesia khususnya di Jakarta dan sekitarnya sangat tidak menentu. Peristiwa banjir yang terjadi di beberapa tempat merupakan sesuatu yang tidak terelakan. Hujan yang terjadi setiap saat berkolaborasi dengan minimnya ruang terbuka hijau sebagai daerah resapan di Jakarta membuat sebagian daerah di Jakarta tenggelam. Beberapa daerah di wilayah Jakarta lebih beruntung karena hanya mendapat genangan air. Selain banjir, yang paling terasa adalah kondisi Jalan yang buruk karena tergerus air hujan. Jika berkeliling di wilayah Jakarta, hampir di setiap jalan ditemui kondisi aspal yang tidak baik. Lubang di beberapa tempat bahkan sangat dalam dan dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan dalam hitungan detik jika salah memilih jalan.

Saya coba browsing di internet data kecelakaan akibat jalan rusak, kemudia saya menemukan website hukumonline.com, dalam salah satu bagian ada pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan  kecelakaan motor yang diakibatkan jalan berlubang (Kecelakaan Sepeda Motor Karena Jalan Berlubang, Siapa yang Salah? -silakan cek di hukumonline.com-). Kemudian dalam jawaban yang disampaikan oleh saudara Ilham Hadi disebutkan bahwa Menurut Pasal 1 angka 24 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU LLAJ”), kecelakaan lalu lintas memang merupakan kejadian yang tidak diduga dan tidak disengaja. Kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan oleh kelalaian Pengguna Jalan, ketidaklaikan Kendaraan, serta Ketidaklaikan Jalan (Pasal 229 ayat [5] UU LLAJ). Pasal tersebut mendeskripsikan dengan gamblang bahwa ketidaklaikan jalan merupakan salah satu penyebab dari kecelakaan. Ketidaklaikan jalan sebagai penyebab kecelakaan menurut saya masih jarang sekali dianggap sebagai sesuatu yang penting. Mengapa? Saya masih melihat penanganan terhadap buruknya kualitas jalan masih sangat minim. Sebagai pengendara motor yang setiap hari harus melalui jalan di Jakarta, jalanan berlubang adalah santapan sehari-hari. Jika tidak berhati-hati dalam hitungan detik siapapun pengendara motor bisa terjerumus ke dalam “ranjau” yang mengintai di jalanan Jakarta.

Dari berita yang saya dapatkan, diungkapkan oleh Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono, bahwa sebanyak 10 persen penyebab kecelakaan di jalan terjadi karena kondisi jalan yang berlubang atau rusak (http://metro.sindonews.com/read/2013/01/23/31/710420/10-persen-penyebab-kecelakaan-karena-jalan-rusak). Jika membaca kompas online disebutkan bahwa banjir telah menyisakan 8.688 titik jalan berlubang di Jakarta. Masalah lubang yang banyak terdapat di jalan-jalan di Jakarta dan sekitarnya bukanlah persoalan remeh temeh. Pengguna motor yang jumlahnya jutaan setiap hari memanfaatkan fasilitas jalan raya untuk proses mobilitas ke tempat kerja tentu perlu dijamin keselamatannya. Jaminan oleh negara salah satunya adalah dengan kualitas jalan raya yang memadai. Saya sudah melihat beberapa tempat sudah melakukan perbaikan terhadap jalan berlubang walaupun saya masih melihat perbaikan tersebut hanya tambal sulam saja. Kualitas tambalan untuk menutupi jalan berlubang tersebut sepertinya tidak cukup baik, sehingga ketika hujan kembali mengguyur Jakarta, jalanan akan berlubang kembali bahkan dalam kondisi yang tidak baik.

Jalan Raya merupakan salah satu fasilitas publik yang vital bagi pergerakan setiap warga , oleh karenanya penting bagi pemerintah untuk memberikan kualitas terbaik bagi pengadaan dan perbaikan jalan yang ada. Lalu jika banyak terjadi kecelakaan akibat banyaknya lubang dan lambatnya perbaikan jalan, masih terjaminkah keselamatan kita di jalan?. Fasilitas publik yang baik adalah hak setiap warga negara, tetapi dalam konteks tertentu negara belum memberikan hak yang sesungguhnya perlu dipenuhi bagi kesejahteraan warganya. Dan kita semua terkadang lupa, bahwa kita perlu juga merawat fasilitas publik yang telah ada. Tidak terawatnya beberapa fasilitas publik di beberapa tempat menunjukkan bahwa kepeduliaan kita masih jauh dari harapan.

 

Published by anggiafriansyah

Terlahir dengan nama Anggi Afriansyah, biasa dipanggil Anggi. Sekolah Dasar di SDN Anggrek Cibitung lulus pada tahun 1999; SMP di SMP Negeri 1 Tambun, Bekasi lulus pada tahun 2002; nyantri di Ponpes Cipasung Tasikmalaya sambil Sekolah di MAN Cipasung lulus pada tahun 2005; S1 di Jurusan Ilmu Sosial Politik Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Negeri Jakarta lulus tahun 2009, setelah itu melanjutkan S2 di Departemen Sosiologi Universitas Indonesia lulus pada tahun 2014. Sedikit punya pengalaman organisasi sebagi Bendahara Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Ranting MAN Cipasung, Tasikmalaya (Periode 2003-2004); Kepala Biro Rohani HMJ Ilmu Sosial Politik (Periode 2006-2007); Bergabung di HIMNAS PKn namun tidak terlalu aktif, Kemudian aktif di Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Sosial (PKPIS) FIS UNJ (2008-2011). Setelah lulus sambil kuliah S2 mendapat kesempatan menjadi Asisten Dosen di Prodi IPS FIS UNJ mengampu Mata Kuliah Dasar-dasar Ilmu Politik (2010-2011), dan menjadi Pengajar di Akademi Kebidanan Prima Indonesia, Mengampu Mata Kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (2011). Pernah menjadi Tentor di Salemba Grup untuk Persiapan SIMAK UI, Mengajar Sosiologi (2012). Pada tahun 2012 mendapat kesempatan yang luar biasa, menjadi Guru PKn selama dua tahun di SMAI Al Izhar Pondok Labu (2012-2014). Tahun 2014 mengajar Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Pancasila dan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Jakarta, Psikologi Sosial di STKIP Kusuma Negara, dan HAM di Universitas Terbuka. Sesekali terlibat kegiatan penelitian di Kemendikbud mulai tahun 2009. Pada tahun 2014 selama beberapa bulan aktif membantu di Unit Implementasi Kurikulum Kemdikbud. Awal tahun 2015 diterima di Pusat Penelitian Kependudukan LIPI sebagai peneliti bidang Sosiologi Pendidikan dan terlibat penelitian di bidang Ketenagakerjaan. Sampai saat ini masih berusaha menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Ingin jadi peneliti, penulis, dan pengajar sukses (aamiin). Di Blog ini menulis apapun secara random yang mudah-mudahan bermanfaat bagi diri sendiri dan para pembaca. Selamat membaca, Salam Anggi Afriansyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: