Kehangatan Ramadhan

Senin ini, kita mulai memasuki bulan ramadhan. Bulan sakral, bulan penuh keberkahan bagi kaum muslimin di seluruh dunia.

Ramadhan tahun ini, hangat seperti tahun-tahun sebelumnya. Menjadi bulan yang sangat berarti juga dinanti oleh kaum muslimin. Banyak sekali momentum yang terasa magis di bulan ramadhan ini.

Kita melihat binar keceriaan di banyak pihak, bukan hanya kaum muslimin. Beberapa sahabat saya yang non muslim ikut berbahagia, ikut menyelamati datangnya bulan ramadhan. Mereka juga ikut menantikan sajian khas ramadhan, juga ikut berbuka bersama, momen yang penuh keceriaan, berbaur walaupun tak ikut berpuasa.

Jadwal buka puasa tersusun baik yang direncanakan maupun dadakan. Mulai dari teman SD, SMP, SMA, kuliah, kerja, teman yang jadi tetangga di rumah, keluarga, semua menunggu antrian berbuka bersama. Saling bertemu, bersilaturahmi, dan memanjangkan keceriaan. Ramadhan menjadi saat yang sangat membahagiakan.

Shalat Tarawih bersama di masjid misalnya kembali mempertemukan kita dengan para tetangga. Yang biasanya tak pernah saling bertemu karena kesibukan sehari-hari.

Menahan diri

Menahan diri adalah kunci pelaksanaan puasa di bulan ramadhan. Menahan diri bukan sesuatu yang mudah. Menahan lapar dan haus merupakan level yang paling rendah. Hampir semua orang bisa melalui tahapan ini. Persiapan menahan lapar dan haus adalah makan dan minum yang cukup di waktu sahur, juga berbuka.

Pekerjaan menahan diri berarti berkaitan dengan diri sendiri, manajemen hati. Sulit sekali untuk tidak emosi, bergunjing, iri hati, juga hasrat keduniaan lainnya.

Menahan diri berarti tak iri terhadap mereka yang tak berpuasa. Tak perduli orang makan minum dihadapan kita. Juga tak marah-marah jika ada orang tetap berjualan di bulan puasa. Juga tak menuntut hormat dari mereka yang tak berpuasa.

 Apalagi di negeri yang beragam ini. Tak semua saudara kita ikut berpuasa. Menahan diri berarti menguatkan jiwa memperjuangkan ibadah puasa kita karena keyakinan, bahwa kita akan mendapat banyak kebaikan dari puasa yang kita lakukan. Kita tak perlu menuntut apa-apa dari orang di luar diri, karena kitalah yang berkewajiban menahan diri, memperkuat diri.

Introspeksi

Ramadhan juga momen untuk memeriksa diri. Mencoba mengingat-ingat sudah sampai mana laku kita mempengaruhi kehidupan. Apakah kita sudah menjadi orang yang menebar kebaikan? Atau malah kehadiran kita tak pernah dirindukan?

Menjadi pribadi yang menebar kebaikan juga dirindukan bukan perkara mudah. Dua hal tersebut perkara yang sangat sulit dan rumit.

Mungkin seminimal mungkin kita tak menjadi pribadi yang merepotkan orang lain. Hal yang paling realistis untuk dilakukan. Momen ini mungkin jadi sarana bagi kita untuk kembali menerka-nerka sikap kita ke orang lain, juga perasaan orang lain ke kita. Jangan-jangan dalam relasi keseharian, kita sudah menjadi orang yang sangat menyebalkan.

Bahayanya jika kita telah menjadi orang yang menyebalkan, tetapi kita tidak merasa sedikitpun bahwa kita itu menyebalkan. Kata orang pintar, kita tidak tahu di tidak tahunya. Kita asyik saja  dengan pribadi kita yang saat ini. Kita lupa orang mulai tidak menyukai perilaku keseharian kita. Mereka pun tak punya keinginan untuk memperingati kita. Karena, mereka sudah malas. Ini sangat berbahaya.

Betapa mengerikan hidup ini jika kita sudah tak mendapat perhatian dari orang lain. Orang lain tak lagi memerhatikan kita. Bahkan untuk sekedar menegur kesalahan-kesalahan harian.

Momen ramadhan menjadi salah satu sarana instrospeksi laku keseharian kita. Semoga kita mampu menghangatkan orang-orang di sekitar kita, seperti layaknya kehangatan ramadhan.

Ramadhan Mubarak. Selamat berpuasa.

 

Sebelumnya diunggah di: http://www.kompasiana.com/anggiafriansyah/kehangatan-ramadhan_5754d286937e61291911c754

Published by anggiafriansyah

Terlahir dengan nama Anggi Afriansyah, biasa dipanggil Anggi. Sekolah Dasar di SDN Anggrek Cibitung lulus pada tahun 1999; SMP di SMP Negeri 1 Tambun, Bekasi lulus pada tahun 2002; nyantri di Ponpes Cipasung Tasikmalaya sambil Sekolah di MAN Cipasung lulus pada tahun 2005; S1 di Jurusan Ilmu Sosial Politik Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Universitas Negeri Jakarta lulus tahun 2009, setelah itu melanjutkan S2 di Departemen Sosiologi Universitas Indonesia lulus pada tahun 2014. Sedikit punya pengalaman organisasi sebagi Bendahara Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Ranting MAN Cipasung, Tasikmalaya (Periode 2003-2004); Kepala Biro Rohani HMJ Ilmu Sosial Politik (Periode 2006-2007); Bergabung di HIMNAS PKn namun tidak terlalu aktif, Kemudian aktif di Pusat Kajian dan Pengembangan Ilmu-ilmu Sosial (PKPIS) FIS UNJ (2008-2011). Setelah lulus sambil kuliah S2 mendapat kesempatan menjadi Asisten Dosen di Prodi IPS FIS UNJ mengampu Mata Kuliah Dasar-dasar Ilmu Politik (2010-2011), dan menjadi Pengajar di Akademi Kebidanan Prima Indonesia, Mengampu Mata Kuliah Ilmu Sosial Budaya Dasar (2011). Pernah menjadi Tentor di Salemba Grup untuk Persiapan SIMAK UI, Mengajar Sosiologi (2012). Pada tahun 2012 mendapat kesempatan yang luar biasa, menjadi Guru PKn selama dua tahun di SMAI Al Izhar Pondok Labu (2012-2014). Tahun 2014 mengajar Mata Kuliah Umum (MKU) Pendidikan Pancasila dan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Jakarta, Psikologi Sosial di STKIP Kusuma Negara, dan HAM di Universitas Terbuka. Sesekali terlibat kegiatan penelitian di Kemendikbud mulai tahun 2009. Pada tahun 2014 selama beberapa bulan aktif membantu di Unit Implementasi Kurikulum Kemdikbud. Awal tahun 2015 diterima di Pusat Penelitian Kependudukan LIPI sebagai peneliti bidang Sosiologi Pendidikan dan terlibat penelitian di bidang Ketenagakerjaan. Sampai saat ini masih berusaha menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Ingin jadi peneliti, penulis, dan pengajar sukses (aamiin). Di Blog ini menulis apapun secara random yang mudah-mudahan bermanfaat bagi diri sendiri dan para pembaca. Selamat membaca, Salam Anggi Afriansyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: