Mendengar Kisah Pilu Horor Guru Honorer

Menjadi guru merupakan pilihan mulia. Tak sembarang orang bisa menjadi guru. Terutama guru yang memiliki dedikasi pada dunia pendidikan, yang jiwa dan raganya tertambat pada anak-anak yang membutuhkan pencerahan. Guru yang memiliki tekad kuat untuk berjuang mencerdaskan dan memberikan pencerahan kepada anak bangsa. Upaya besar untuk mencerdaskan anak bangsa tentu harus selaras dengan peningkatan martabat … Continue reading Mendengar Kisah Pilu Horor Guru Honorer

Advertisements

Membaca Menguatkan Nalar

“SAYA tidak pernah yakin, dan tidak pernah terlalu percaya bahwa tulisan saya dibaca orang. Saya berasal dari sebuah negeri yang resminya sudah bebas buta huruf, tapi yang bisa dipastikan masyarakatnya sebagian besar belum membaca secara benar yakni membaca untuk memberi makna dan meningkatkan nilai kehidupannya.” (Seno Gumira Adjidarma) Kata-kata tersebut dinyatakan Seno Gumira Adjidarma (SGA) … Continue reading Membaca Menguatkan Nalar

Pelajaran Berlari

Mungkin karena saya selalu agak pagi dan pulang tak terlalu sore juga belum merasakan musim hujan saat menumpang KRL Bekasi-Manggarai, saya belum merasakan sesaknya KRL Bekasi-Manggarai. Sebagai mantan penumpang KRL Bogor-Jakarta rasanya naik KRL Bekasi Jakarta cemen saja. Bahkan terasa sangat enteng. Saya jarang sekali berdesak-desakan. Ya mungkin karena waktunya saja yang pas. Meskipun memang … Continue reading Pelajaran Berlari

Buku

Dua buku ini murah saja. Dua puluh ribu. Buku ini dijual dekat kantor. Saya beli buku ini untuk anak kami yang berusia dua tahun lebih. Buku-buku yang pernah kami belikan memang jauh dari kata awet. Robek, penuh coretan dan compang-camping. Awal diperkenalkan dengan buku, tak pernah ada buku yang tahan lama. Sekarang sih sudah agak … Continue reading Buku

Kata Paulo Coelho

Kata-kata Paulo Coelhoe di bukunya yang termahsyur Alchemist ini sepertinya tepat dengan kondisi saat ini: "Orang tampaknya selalu merasa lebih tahu, bagaimana seharusnya orang lain menjalani hidup, tapi mereka tidak tahu bagaimana menjalani hidup sendiri". Ya, itulah kita sekarang. Kita lebih asyik dan sibuk menilai orang lain. Sibuk menyalahkan, menasehati, merendahkan cara pandangan orang, perilaku … Continue reading Kata Paulo Coelho

Makanya Ngaji yang Bener

Saya pernah mesantren. Tiga tahun. Waktu yang amat sebentar. Bisa ngaji? Jelas ngga. Mahir bahasa Arab? Apalagi, jauh dari mahir. Hapal berapa kitab kuning? Hapalan lepas semua, lupa. Apalagi level ngajinya masih di kitab-kitab dasar. Akhlaqul banen, safinah, tijan, jurumiyah dll. Kalau ketemu alumni pesantren beneran bawaannya minder. Mereka ngelotok nahwu sorofnya, bagus bacaan qurannya. … Continue reading Makanya Ngaji yang Bener

Pak Masyhuri

Bapak ini menyapa dengan ramah dan duduk di sebelah saya. Ia banyak sekali tersenyum. Ia memulai percakapan. Ke Blitar. Ia mulai bercerita arah keberangkatannya. Kereta 15.45 katanya. Ia bertanya mau ke mana mas? Saya jawab ke mana saya akan pergi. Obrolan pun mengalir. Ia yang lebih banyak bercerita. Tentang dua anaknya di Samarinda, dua di … Continue reading Pak Masyhuri