Pendidikan yang Memunggungi Laut

RAGAM potensi kelautan di Indonesia begitu luar biasa. Data Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir 2017 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS)  menyebutkan bahwa penyebaran daerah penangkapan ikan di Indonesia mencapai sekitar 5,8 juta km2, terbagi menjadi 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WNPRI). Selain itu ada potensi perikanan budidaya laut seluas 12.123.383 hektare. JugaContinue reading “Pendidikan yang Memunggungi Laut”

Mengubah Wajah Politik

Konstelasi politik memang tak mudah ditebak, sebab politik memang permainan yang dinamis. Perubahan dalam jangka waktu yang singkat adalah soal biasa. Adu strategi untuk memenangkan pertarungan begitu cepat berganti detik demi detik. Usaha kuat untuk memperoleh kekuasaan adalah suatu keniscayaan bagi para petarung di dunia politik. Seperti itulah politik, layaknya terminologi yang disampaikan oleh HaroldContinue reading “Mengubah Wajah Politik”

Menghidupkan Ruang-ruang Perjumpaan

Tensi politik dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir selalu fluktuatif. Kadang begitu panas, tapi ada kalanya pula mereda. Asian Games beberapa waktu lalu menjadi salah satu momen yang membuat tensi politik sedikit lebih dingin. Itu karena sebagian masyarakat sibuk memberi dukungan kepada para atlet yang bekerja keras dan berjuang untuk nama baik bangsa. Pencapaian medali emasContinue reading “Menghidupkan Ruang-ruang Perjumpaan”

Sekolah dan Pendidikan Politik Kebangsaan

PEMILIHAN Presiden (Pilpres) 2019 masih beberapa bulan ke depan, tetapi hangatnya kontestasi sudah begitu terasa, terutama di jagat maya. Tiap-tiap tim sukses beradu strategi agar calon yang dipilihnya dapat mengambil hati masyarakat. Hal tersebut tentu sah-sah saja. Akan tetapi, yang menjadi persoalan ialah warna yang disuguhkan dalam pertarungan politik sering kali pekat, bukan warna-warni yangContinue reading “Sekolah dan Pendidikan Politik Kebangsaan”

Guru pembawa kesejukan

Survei yang dilakukan oleh penelitian Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah menunjukan bahwa opini intoleran dimiliki oleh 63,07 persen guru. Opini intoleransi tersebut diukur antaranya terkait dengan pendirian sekolah berbasis agama dan mengadakan kegiatan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya. Survei tersebut melibatkan 2.237 responden guru muslim di 34 provinsi. Guru yang menjadiContinue reading “Guru pembawa kesejukan”