Agenda Pendidikan untuk Masa Depan

Laporan Organisation for Economic Co-operation and Development 2018 berjudul The Future of Education and Skills Education 2030 memaparkan beberapa kapabilitas yang perlu dikokohkan ke personal anak-anak. Pertama, rasa ingin tahu, imajinasi, daya tahan, dan kemampuan mengatur diri secara mandiri. Kedua, kemampuan menghormati, menghargai gagasan, perspektif, dan nilai-nilai orang lain. Ketiga, kemampuan mengatasi kegagalan dan penolakan. Keempat,Continue reading “Agenda Pendidikan untuk Masa Depan”

Menggantung Asa di Sekolah

KURANG dari satu minggu ke depan anak-anak sudah kembali bersekolah. Bagi sebagian besar ­orang, bersekolah ialah salah satu ikhtiar untuk menjemput mimpi. Sudah banyak kisah sukses yang berkisah tentang keberhasilan orang-orang yang tak beruntung secara ekonomi kemudian hidup sukses karena berhasil mengarungi dunia persekolahan yang keras. Kita tak bisa menutup mata, banyak yang menginvestasikan beragamContinue reading “Menggantung Asa di Sekolah”

Mendidik Membentuk Wajah Bangsa

TAHUN ajaran baru segera dimulai pertengahan Juli ini. Sampai saat ini, jutaan orang masih menggantungkan impiannya pada lembaga persekolahan. Laporan yang dirilis BPS (2017) menyebut pada Tahun Ajaran 2016/2017 terdapat 25,6 juta siswa SD, 10,1 juta siswa SMP, 4,6 juta SMA, dan 4,7 juta SMK. Di luar data itu, tentu masih ada mereka yang mengikutiContinue reading “Mendidik Membentuk Wajah Bangsa”

Menyiapkan Generasi Penerus

Dalam Laporan Forum Ekonomi Dunia (2016) “The Future of Job: Employment, Skills, and Workforce Strategy for the Forth Industrial Revolution” disebutkan beberapa keterampilan yang dibutuhkan individu untuk memasuki dunia kerja masa depan, di antaranya keterampilan pemecahan masalah kompleks, manajemen sumber daya, sosial, sistem, dan teknis. Keterampilan memecahkan masalah kompleks penting saat memasuki dunia kerja. KeterampilanContinue reading “Menyiapkan Generasi Penerus”

Menguatkan Pancasila dari Ruang Kelas

Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 1945 telah menjadi konvensi kenegaraan. Momen yang tepat untuk merenungkan dan merefleksikan terkait aktualisasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Pancasila sepertinya memang mudah sekali dilupakan dalam kehidupan keseharian kita. Setiap saat kita menyaksikan bagaimana nilai-nilai yang ada di Pancasila ditinggalkan. Pancasila dilupakan ketika religiusitas diartikanContinue reading “Menguatkan Pancasila dari Ruang Kelas”

Memutus Laku Kekerasan di Dunia Pendidikan

VIRALNYA video pemukulan yang dilakukan seorang guru kepada siswanya di salah satu SMK di Purwokerto, Jateng, kembali memperlihatkan betapa pendidikan kita belum steril dari tindakan kekerasan (Media Indonesia, 23/4). Peristiwa itu jelas bukan yang pertama. Dalam beberapa tahun terakhir kasus kekerasan di dunia pendidikan semakin banyak terungkap. Pada 2016, seorang guru SMKN 2 Makassar dipukulContinue reading “Memutus Laku Kekerasan di Dunia Pendidikan”

Agar Tidak Keracunan Omong Kosong*

DONALD B Calne (1999) seorang profesor neurologi di University of British Colombia dalam Within Rationality and Human Behavior (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Batas Nalar: Rasionalitas dan Perilaku Manusia, diterjemahkan Kepustakaan Populer Gramedia) mempertanyakan, “Jika memang betul kearifan berasal dari pendidikan, bagaimana mungkin Jerman yang merupakan negeri Bach, Beethoven, Brahms, Goethe, Leibniz, dan KantContinue reading “Agar Tidak Keracunan Omong Kosong*”

Mengedepankan Pedagogi Egalitarian

Laporan Global Education Monitoring 2016 menyatakan, dunia pendidikan mesti mengonstruksi kreativitas, pemi- kiran kritis, kerja sama, penguasaan teknologi informa- si dan komunikasi serta kemampuan literasi digital. Masih menurut laporan itu, seorang guru harus memahami isu-isu mengenai HAM, kewarganegaraan global, pembangunan berkelanjutan, kesetaraan gender, dan pendidikan perdamaian. Digital Dividens (2016) yang dirilis Bank Dunia juga menyebutContinue reading “Mengedepankan Pedagogi Egalitarian”

Kenalkan Keragaman ke Siswa

Negeri ini begitu diberkahi Tuhan dengan limpahan kekayaan alam, ragam adat istiadat, bahasa, kesenian, maupun kearifan lokal. Sayangnya, bangsa ini sering kali melupakan, mensyukuri anugerah tersebut. Rakyat malah bertengkar sehingga lupa merayakan Indonesia yang beragam. Tentu perdebatan sangat lumrah, asal mau saling mendengarkan dengan baik yang disampaikan pihak berbeda pandangan. Argumen harus diiringi rujukan referensiContinue reading “Kenalkan Keragaman ke Siswa”

Sulitnya Menghadirkan Keteladanan

Dari hari ke hari pemberitaan media massa ramai oleh atraksi negatif dari tokoh-tokoh publik yang mencederai hati nurani. Mereka yang mestinya menghadirkan contoh praktis keteladanan justru menampilkan tindakan yang bertolak belakang. Beberapa pejabat publik harus berhadap-hadapan dengan hukum karena terjerat kasus korupsi. Menurut siaran pers KPK, dalam rentang 2004-2016 terdapat 63 kepala daerah yang terdiriContinue reading “Sulitnya Menghadirkan Keteladanan”